News,

PPh Final Konstruksi Dikaji
Harian Bisnis Indonesia, 30 July 2020

Bisnis, JAKARTA – Pemerintah tengah meninjau ulang penerapan skema pengenaan pajak penghasilan (PPh) final bagi sektor kontruksi dan real estat.

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, dalam kondisi normal, pengenaan skema final pada sektor konstruksi dianggap tidak ideal.

Apalagi, kontribusi atau share sektor ini terhadap produk domestik bruto (PDB) cukup besar.

“Ada beberapa masukan kepada kami soal PPh di sektor konstruksi dan ini akan kami segera dikusikan,” kata Suahasil dalam sebuah diskusi virtual, Rabu (29/7).

Dalam catatan Bisnis, jika digabungkan kontribusi sektor konstruksi dan real estate selama 2019, tercatat sebesar 13,25% atau terbesar kedua setelah industri pengolahan yang tercatat mencapai 19,70%.

Sektor konstruksi dan real estate sedikit di atas sektor perdagangan yang kontribusinya tercatat sebesar 13% dari PDB.

Kendati demikian, dengan share ke PDB yang besar, kontribusi sektor kontruksi dan real estate ke penerimaan pajak masih sangat minim.

Sebagai contoh, pada tahun lalu misalnya, penerimaan pajak dari sektor ini tercatat hanya sebesar Rp89,6 triliun, atau 7,2% dari total penerimaan pajak yang tercatat mencapai Rp1.332 triliun.

Dilihat dari kontribusinya, sektor ini jelas kalah jauh dibandingkan dengan sektor perdagangan yang mampu menyumbang Rp246,85 triliun atau hampir 20% dari penerimaan pajak sepanjang tahun lalu.

Dengan melihat fakta tersebut, ada hubungan yang tidak elastis antara kontribusi sektor konstruksi dan real estate ke PDB, dengan kontribusi kepada penerimaan pajak.

Salah satu penyebabnya adalah pengenaan skema tarif final bagi usaha di sektor kontruksi dan real estate.

Suahasil berjanji akan mengkaji ulang ketentuan ini dengan mempertimbangkan berbagai indikator ekonomi yang ada.

“Kami akan dalami soal itu,” tegas Suahasil.

Sementara itu, pada perkembangan lain, otoritas pajak menetapkan pemberi hibah atau sumbangan yang memperoleh keuntungan dari pengalihan harta hibah atau sumbangan tetap dikenakan pajak penghasilan (PPh).

Back to Top - Back to News Archieves

Tax Consultation


  •   

Publication

» See Other Publication ...

Event

» See Other Event ...

Careers

» See Other Careers ...

Exchange Rates

Currency Exchange Rate *
EUR 17224.4
USD 14620
GBP 19065.03
AUD 10473.3
SGD 10632.24
* Rupiah

Effective Date :
05.08.2020 - 11.08.2020

» Complete Rates ...

Search

Search :
Category :